Minggu, 23 Februari 2014

[CURHAT] yuhuuuu~

well.. Sebenernya, ini postingan uda lama mau aku publish namuuun karena beberapa alasan akhirnya buat mau di publish terpaksa ke-pending deeeh. oke,  langsung aja kali yaa circo kali ini. Let's caw !!

Tangerang, February 20th 2014

Dear diary,

Hari ini aku sama teman SMA-ku Anis nonton Mentari Dari Rakau. Lalu, sehabis nonton film aku bantuin Anis ngerjain soal mtk sbmptn. Yaa, Anis katanya mau nyoba untuk tes lagi terus dia nanya ke aku. “Sep, lu ga nyoba lagi ?”. Aku bilang “Hmm, ga tau Nis. Abis gw piker-pikir kalo gw nyoba gitu Cuma buang-buang duit ortu gw. S1 kan biaya masuknya lebih mahal. Kalo ada cara biar biaya masuk gratis sih gue mau”.

“Ada sep. Lewat bidikmisi”

“Emang bisa kita kan uda alumni ??”

“Bisa. Alumni diatas kita setaun juga waktu itu ikut bidikmisi, terus dia masuk ptn bebas biaya masuk.”

“Oooh”

“Emang lu mau ikut bidikmisi ?”

“Yaa, abisnya nis. Kalo S1 kan biaya masuknya lebih mahal. Gue masuk D3 aja lewat jalur rapor makanya biaya masuknya lebih murah padahal swasta”.

“Oooh, lu masuk univ lewat jalur rapor ??”

“Iya. Itu juga awalnya gw kira ga akan masuk. Soalnya kan, nilai gw banyak yang turun. Eh, malah masuk”.

“Coba aja dulu. Tapi, gw saranin jangan lewat bidikmisi. Lagian bidikmisi itu kan buat orang ga mampu sep. Bukan buat kita orang yang masih mampu buat kuliah”

“Iya sih nis. Tapi, ini aja gw uda kasian sama bokap gw. Soalnya biaya per semester gw gede banget. Gw maunya kan bukan D3 tapi S1”

Nah, hal inilah yang membuat aku goyah kembali. Awalnya, aku sudah membuang semua impian aku untuk masuk PTN. Namun, aku pikir masuk PTN adalah suatu hal yang mustahil tuk kucapai. You know laah, saingan masuk PTN itu bukan ribuan lagi tapi PULUHAN RIBU.

Tahun lalu, aku sudah ikut bimbel khusus masuk PTN. Namun, apa hasilnya ?! Aku tetap saja tidak diterima. Sungguh aku sangat sangat kecewa dengan hasilnya. Karena, aku sudah mempersiapkannya sudah selama satu tahun. Aku belajar mati-matian. Aku konsul ke guru bimbel sampe malem. Tapi apa ??!! Aku malah ga diterima. Aku benar-benar kecewa. Sungguh, aku benar-benar takut untuk nyoba tes lagi. Takut aku tak dapat mengerjakkan soal dengan baik. Takut aku tak lolos lagi. Aku takut kalau pada akhirnya aku harus masuk ke lubang yang sama dua kali. Aku ga mau hal itu terjadi kembali.

Tahun lalu, saat SNMPTN Undangan aku ambil jurusan Agroteknologi sama Agrobisnis. Yaa, saat itu aku benar-benar sangat ingin bekerja di perkebunan sama seperti oom aku. Namun apa daya, aku tak lolos. Lalu, aku ikut tes tulis SBMPTN dengan harapan terakhir aku dapat masuk PTN. Waktu itu, aku ambil jurusan Agroteknologi dengan PTN UNS, Agrobisnis dengan PTN UNILA, Biologi dengan PTN UNS. Tapi dengan sangat kecewa dan seeediiiih aku juga tak lolos saat itu.

Bloggiee aku takut hal itu terjadi padaku kembali aku takut bloggieee. Aku takut. Aku sungguh takut. Apalagi, ada niatan aku mau ambil jurusan Administrasi Fiskal di Universitas Indonesia dan di Universitas Brawijaya dengan jurusan yang sama. Bloggiee aku takuuuuuttt. Aku takuuut.

Aku sebenarnya ingin sekali ambil S1 Administrasi Fiskal di UI atau UNBRAW. Tapi, aku takut bloggiee. Entah mengapa hati kecilku mengatakan aku harus mencobanya sekali lagi. Tapi, kata hatiku yang lain bilang tak usah. Karena, itu hanya buang-buang waktu, biaya, dan tenaga. Aku takut bloggiee. What must I do, bloggiee ???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar